PT ISSO Dukung Transformasi Digital BUMDes Desa Sayang Melalui Pelatihan Penerapan Aplikasi Akuntansi
Sumedang, 10 Oktober 2025 – PT Imfea Software Solusindo (ISSO) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan teknologi informasi melalui Pelatihan Penerapan Aplikasi Akuntansi Digital bagi pengelola BUMDes Desa Sayang, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat yang diinisiasi oleh LPPM Universitas Muhammadiyah Jakarta. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen PT ISSO untuk mendukung penguatan kapasitas digital dalam membantu BUMDes agar mampu mengelola administrasi keuangan secara transparan, efisien, dan akuntabel, sekaligus menyiapkan lembaga desa tersebut menuju era digital yang semakin kompetitif.


Tujuan Pelatihan: Mendorong Ekosistem Bisnis Desa yang Digital dan Terintegrasi
Dalam kegiatan pelatihan tersebut, tim dari PT ISSO memperkenalkan dan memberikan pendampingan langsung penggunaan Aplikasi Akuntansi Digital ISSO, yaitu sistem berbasis web yang dirancang khusus untuk kebutuhan lembaga ekonomi desa seperti koperasi dan BUMDes.
Melalui aplikasi ini, seluruh transaksi keuangan dapat dicatat secara otomatis dan tersimpan secara aman dalam sistem digital. Pengelola BUMDes dapat membuat laporan keuangan harian, bulanan, maupun tahunan dengan mudah dan cepat tanpa harus melakukan pencatatan manual.
Pelatihan ini menitikberatkan pada penerapan aplikasi koperasi dan POS yang dikembangkan oleh PT ISSO, yang dirancang untuk mendukung berbagai lini usaha BUMDes dan koperasi, seperti:
- Bank sampah digital, yang memudahkan pencatatan transaksi, pengelolaan nilai tabungan sampah, dan pelaporan keuangan.
- Sistem penjualan alat tulis kantor (ATK) dengan manajemen stok dan laporan otomatis.
- Modul perdagangan bahan dan barang pertanian, mencakup komoditas seperti padi, singkong, pupuk, dan kebutuhan tani lainnya.
Dengan integrasi ini, semua unit usaha BUMDes dapat dikelola melalui satu sistem, memungkinkan transparansi keuangan, efisiensi operasional, serta peningkatan layanan kepada masyarakat desa.


Transformasi Mindset dan Literasi Digital
Selain pelatihan teknis, peserta juga mendapatkan materi tentang transformasi mindset digital dari para narasumber berpengalaman di bidang teknologi informasi dan ekonomi desa.
Peserta diajak untuk mempelajari cara membuat laporan keuangan otomatis, mencatat transaksi real-time, hingga memantau stok barang di sistem. Sistem yang digunakan berbasis cloud dan dapat diakses kapan pun, di mana pun, sehingga memudahkan pengelolaan usaha desa secara modern.
Melalui sistem aplikasi yang dikembangkan oleh PT ISSO, pengelolaan berbagai produk dan layanan BUMDes dapat dilakukan secara terpusat. Misalnya, transaksi hasil penjualan produk pertanian dapat langsung tercatat dalam sistem koperasi, stok barang ATK dapat dipantau secara real-time, dan kegiatan bank sampah dapat dimonitor untuk memastikan transparansi serta nilai ekonominya bagi warga.


Selain aspek teknis, pelatihan ini juga menekankan pentingnya transformasi mindset digital di kalangan pengurus BUMDes dan koperasi. Peserta diajak memahami bagaimana pemanfaatan teknologi dapat membuka peluang bisnis baru, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, serta memperluas jaringan pemasaran produk unggulan desa ke tingkat regional bahkan nasional.
Melalui kegiatan ini, PT ISSO berharap mampu menjadi mitra strategis bagi koperasi dan BUMDes di seluruh Indonesia dalam menghadapi era digital. Transformasi digital bukan hanya soal penggunaan aplikasi, tetapi juga tentang menciptakan ekosistem bisnis desa yang efisien, transparan, dan berkelanjutan.
Tag:Bumdes, Desa Sayang, Digitalisasi
