Mobil Pickup Impor dari India Berstiker Koperasi Merah Putih Telah Sampai di Jakarta
Jakarta – Pick up yang diimpor dari India untuk kebutuhan Koperasi Desa Merah Putih sudah berdatangan ke Indonesia. Berikut ini wujud Pick up India berstiker Koperasi Merah Putih itu.
PT Agrinas Pangan Nusantara rupanya sudah mendistribusikan Pick up yang diimpor dari India untuk digunakan pada Koperasi Desa Merah Putih. Direktur Utama Agrinas Joao Angleo De Sousa Mota mengungkap, saat ini pickup dari India itu sudah tiba di Indonesia dan 200 unit di antaranya sudah didistribusikan.
Unit mobil impor dari India dilaporkan tiba di Jakarta sekitar pukul 16.00 WIB. Mobil 4WD tersebut berwarna putih dan telah ditempeli stiker “Koperasi Desa Merah Putih.” Mobil ini nantinya disebut-sebut akan digunakan untuk distribusi komoditas seperti hasil pertanian dalam program Koperasi Desa Merah Putih.
“Komitmen kami lebih jauh lagi, membangun ekosistem purna jual dan suku cadang yang kuat di seluruh wilayah operasional, lewat kerja sama dengan Agrinas untuk memastikan dampak yang berkelanjutan,” demikian ditulis Mahindra.
Mahindra diketahui mendapat pemesanan sebanyak 35.000 pickup Scorpio. Ini merupakan ekspor terbesar yang dilakukan oleh Mahindra. Meski unit-unit pickup India itu sudah berdatangan, Joao menegaskan tetap akan mengikuti arahan dari pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) terkait dengan penggunaan maupun distribusi pickup tersebut.
Meidina melaporkan PT Agrinas telah mengimpor sekitar 70 ribu unit mobil pikap. Sejumlah unit juga dijadwalkan tiba di Jakarta pada Kamis (26/2).
Sebelumnya, rencana impor 105 ribu mobil pikap menuai kontroversi usai dikiritk sejumah pihak. Ketua Banggar DPR Said Abdullah meminta PT Agrinas membatalkan impor tersebut karena menggunakan APBN.
“Rencana pembelian mobil ini memakai APBN dan bersifat multiyears,” kata Said Abdullah dikutip dari Antara, Rabu (25/2).
“Dengan struktur APBN yang terbatas ruang fiskalnya, harusnya setiap pembelian barang dan jasa memakai uang APBN diperhitungkan manfaat ekonominya.”
Badan Usaha Milk Negara (BUMN) ini mengimpor 105.000 kendaraan niaga senilai Rp 24,66 triliun dari India. Kontrak tersebut mencakup pengadaan total 105.000 unit kendaraan dari dua produsen otomotif asal India. Sebanyak 35.000 unit Scorpio Pickup dipasok oleh Mahindra, sementara 70.000 unit lainnya berasal dari Tata Motors, terdiri atas 35.000 unit Yodha Pickup dan 35.000 unit Ultra T.7 Light Truck.
Sumber :
